Proud of

Proud of
Tampilkan postingan dengan label Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Oktober 2014

Sehat Tanpa Obat, Karena Risiko Itu Selalu Ada

Sandra Kweder, M.D., mengatakan bahwa setiap obat yang kita beli, baik itu resep dari dokter ataupun kita beli di apotek selalu menyisakan sejumlah risiko bagi tubuh kita. Untuk itu kiranya pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati memang harus menjadi perhatian kita selalu. Tetapi, kadang dengan kondisi yang tidak selalu mendukung kesehatan kita, kita pun kerapkali harus dihadapi dengan aneka penyakit ringan, dan tidak jarang kita langsung membeli obat, padahal ada cara lain yang lebih selain dengan konsumsi obat-obatan. Nah berikut ini beberapa kondisi kesehatan yang terganggu dengan cara alami dapat dipulihkan kondisinya, yang disarikan dari Men's Health No. 05/XI Mei 2011:

Anda Batuk? Cobalah konsumsi madu hitam! Ambil dua sendok teh madu lalu konsumsi sebelum tidur.
Anda sakit punggung bawah? Cobalah bersikap badan ala tentara, dijamin tubuh akan merasakan kondisi badan yang lebih enakan.
Anda sakit kepala sebalah? Coba minum sedikit pil lalu lebih banyak tidur
Anda depresi ringan? Coba latih kembali otak Anda. Terapinya yakni lawan pikiran negatif dengan olah napas dan juga pikiran positif.
Anda mengalami susah buang air besar? Cobalah lebih banyak minum air. Kalau perlu, minumlah air mineral sebelum makan.
Anda asma dan alergi? Cobalah air filter
Anda insomnia? Cobalah tidur larut malam
Anda flu? Aturlah kelembaban, usahakan ruangan lembab, karena di ruang yang kering, virus flu akan semakin kuat bertahan

Nah, keluhan lainnya tentu saja dapat diobati dengan aneka herbal. Di mana, di kita tentu saja tidak sulit mendapatkan herbal. So, kalau sakit ringan jangan sedikit-sedikit langsung pilih minum obat. Cobalah untuk alternatif yang lebih alami.

Senin, 10 Februari 2014

Tingkatkan Kinerja Memori dengan Rosemary

Rosemary yang memiliki nama latin Rosmarinus officinalis ('dew of the sea') atau orang Spanyol dan Filipina menyebutnya romero, menjadi salah satu jenis tanaman herbal yang di Eropa sana sudah dikenal dan dimanfaatkan sejak era Elizabeth sampai awal mula periode Romantik. Bahkan dalam karya salah satu sastrawan Eropa, Shakespeare, dalam Hamlet-nya, ada tertulis di mana Ophelia berkata, “There’s rosemary, that’s for remembrance.”Apakah pada faktanya rosemary memang dapat meningkatkan daya ingat?

Jawaban singkatnya adalah ya. Sudah banyak penelitian yang mengungkap efek dahsyat rosemary terhadap memori atau daya ingat. Seperti dalam Moss M., Cook J., Wesnes K., & Duckett P. (2003). Aromas of rosemary and lavender essential oils differentially affect cognition and mood in healthy adults. International Journal of Neuroscience, 113(1): 15-38.. Dikabarkan di dalamnya bahwa menghirup aroma minyak esensial dari rosemary dan juga lavender secara signifikan dapat meningkatkan kinerja daya ingat memori kita. Bahkan bisa sampai 75 % sebagaimana diungkap oleh Robert Tisserand

Hal itu sejalan dengan apa yang dikatakan oleh  Nicholas Culpeper pada sekitar tahun 1652, seorang herbalis asal Inggris, yang menulis perihal Rosemary, katanya; "Helps a weak memory and quickens the senses." Dari sini, sebenarnya ada satu hal pesan penting, bahwa tidak jarang apa yang dianggap oleh suatu masyarakat tertentu pada masa dahulu soal pengobatan, sebenarnya memang benar pada aktualnya setelah dilakukan penelitian di era modern. Pada akhirnya, alam memang selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Sayangnya acapkali kita abai pada alam di mana kita tinggal di dalamnya.

Sudah saatnya, di rumah kita, atau di dekat kamar tidur kita, pun di sudut-sudut ruang bila perlu, ditaruh minyak-minyakan aroma terapi, misalnya dari rosemary ataupun lavender, daripada menggunakan pengharum yang lebih banyak menggunakan bahan kimia. Dan jangan ragu untuk menghirup aroma minyak esensial dari Rosemary. Atau, adakah dari pembaca yang menanamnya? Bunganya indah!