Proud of

Proud of

Senin, 22 Agustus 2016

Penuhi Kebutuhan Serat "Ala" Mahasiswa

Pernah kalian menyadari bahwa kekurangan salah satu zat gizi yang satu ini dapat berdampak "Fatal" bagi kesehatan tubuh kita?

buah dan sayur
Kebanyakan masyarakat saat ini masih mengesampingkan peran pentingnya zat gizi ini. Sebelum membahas zat gizi tersebut. Apakah anda pernah mengalami susah buang air besar? atau bahkan sampai keluar darah? Kondisi itu dapat dirasakan saat kalian mungkin tidak mengkonsumsi zat gizi ini 2-3 hari. Jika tidak dikonsumsi dalam waktu yang lama dampaknya akan jauh lebih berbahaya seperti kolestrol tinggi, obesitas, bahkan menyebabkan kanker. Zat gizi apa kah itu? SERAT.

Jika kita ditanya apa saja makanan sumber serat pasti semua sudah tahu jawabannya, Buah dan Sayur. Tapi mengapa masyarakat hingga saat ini masih rendah tingkat konsumsi buah dan sayurnya? Hasil survei Diet Total menyatakan bahwa konsumsi buah dan sayur di Indonesia hanya sebanyak 91 gram/hari dan nilai itu jauh lebih kecil dibandingkan konsumsi negara thailand dan filipina. Ada apa dengan masyarakat Indonesia?

Hampir semua kelompok masyarakat masih kurang menjalankan hidup sehat dengan mengkonsumsi serat dari sayuran dan buah-buahan. Salah satunya adalah Mahasiswa. Hasil penelitian Manullang 2016 menunjukan bahwa meskipun pengetahuan mahasiswa cukup baik terhadap manfaat serat terhadap kesehatan akan tetapi penerapan konsumsi buah dan sayur dalam kehidupan sehari-hari masih sedikit dan belum sesuai dengan anjuran. 

Adakah yang tahu alasannya?

Jawabannya masih banyak seperti anak SD yaitu "sayur itu nggak enak", "dari dulu nggak suka sayur", atau juga "aku kan bukan kambing". LOL. Yah boleh-boleh saja alasan seperti itu, tapi jawaban seperti itu biasanya untuk mahasiswa yang belum terpapar oleh pengetahuan gizi mengenai buah dan sayur sebagai sumber serat. Alasan lainnya?

 Jawaban pamungkas para mahasiswa adalah "Dompet Tipis". Mereka akan lebih mementingkan kuantitas dibandingkan kualitas saat mereka makan. "Yo wes isinya karbohidrat semua juga yang penting kenyang". Harga buah terutama yang sering mereka jumpai memang mempunyai harga yang cukup mahal sehingga mengurangi konsumsi terhadap buah. Bagaimana solusinya agar tetap penuhi kebutuhan serat dari buah dan sayur tanpa membuah "Dompet Tipis" menangis?

Buat para mahasiswa yang masih "ngirit" dengan keuangan bukan berarti kalian tidak bisa menikmati hidup sehat dengan konsumsi buah dan sayur. Ikuti tips dberikut agar kalian tetap bisa penuhi kebutuhan serat tanpa harus menguras isi dompet terlalu banyak.

 1. Biasakan konsumsi sayuran sebagai sumber serat setiap kali makan karena harganya jauh lebih murah daripada sumber serat dari buah. (Contoh : Beli sayuran capcay saat makan di Warteg biasanya harganya kisaran 2000-2500 per-porsi dengan berat sekitar 100-150 gram sudah ada wortel, jagung, sawi putih, ++bakso lengkap kan. Jangan lupa beli sayurnya setiap waktu makan!
2. Selalu pantau harga buah di supermarket (Kalau malu untuk datang tapi tidak membeli cukup liat diwebnya saja) jadi kalian bisa sesuaikan harga buah apa yang lagi murah dan bisa di beli saat itu. Contohnya:
- Pepaya, buah ini relatif murah harganya sekitar 3000-4000/ kg dan untuk satu buah pepaya besar paling beratnya sekitar 3 kg jadi cukup membayar 12000. Dengan pepaya sebesar itu kalian bisa mengkonsumsi pepaya 1-3 hari dan jangan lupa untuk disimpan di lemari pendingin.
- Jeruk, buah ini juga sering murahnya tapi jangan beli disupermarket karena sangat jarang murahnya. Lebih baik beli di pasar saja. Kemarin saya beli yang sekilo 10000 dapat 12 buah jeruk. Kalian bisa simpan dilemari pendingin dan bisa stock buah jeruk untuk 3-4 hari kedepan
- Tomat, sayuran ini terkadang bisa dibilang buah juga karena dikonsumsinya bisa langsung tanpa harus diolah terlebih dahulu dan jika dikonsumsi setelah disimpan di lemari es sangat menyegarkan. Harga di pasaran juga sangat murah sekali sekitar 2500/kg bisa dapat 12 buah tomat. 


Jadi itulah beberapa tips sederhana "ala" mahasiswa agar tetap hidup sehat dengan memenuhi kebutuhan serat tanpa harus berpikir "MAHAL" terus. Salam sehat. Salam mahasiswa.
Selamat mencoba.










2 komentar: