Proud of

Proud of

Senin, 10 Maret 2014

Lawan Bakteri Berbahaya dengan Delima

pic from thefruitcompany.com
Merahnya merah delima...
Sungguh sedap dipandang mata...

Eaaaaa malah nyanyi deh. Hehehe

Omong-omong soal buah delima, rasanya buah yang satu ini memang sudah ada sejak lama, dan telah diakui sebagai buah yang banyak memiliki khasiat, tidak diragukan delima menjadi salah satu jenis buah yang bersifat herbal. Bahkan dalam peradaban tertentu pada sejarah yang telah lampau, delima menjadi simbol kesehatan, umur panjang, dan juga kesuburan, sebagaimana diungkap Dr. Victor Marchione.
Delima... banyak mengandung senyawa fitokimia semisal flavonoids, polyphenols, dan antioxidants, sehingga sangat bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Antioksidan dari delima lebih tinggi jika dibandingkan dengan cranberries, green tea, red wine, dan blueberries. Dan akhir-akhir ini, peneliti tertarik dengan aneka zat dalam delima yang cenderung memiliki efek antivirus dan antibakteri. Hal ini jelas kabar baik, karena dengan begitu kita tidak perlu minum obat-obatan kimiawi buatan, dan lebih baik memilih konsumsi buah delima. Dan dua senyawa yang bermanfaat itu ellagic acid dan punicalagin, yang mampu membuat tubuh memiliki pertahanan dan bahkan melawan aneka bakteri berbahaya ataupun virus.

Jadi tidak perlu ragu lagi untuk membuat jus delima, atau membeli ekstrak delima. Dan kalau memungkinkan, nggak ada salahnya menanam pohon delima di halaman rumah. Hehehe

Informasi lebih lanjut, dapat merujuk ke: Pomegranate, http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/druginfo/natural/392.html.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar