Proud of

Proud of
Tampilkan postingan dengan label Semangat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semangat. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juni 2014

Tentang Tuhan yang Menciptakan Indonesia, dan Pemuda yang Membangunnya

Judul postinganku kali ini terinspirasi dari kata mutiara yang ditulis oleh M. Ridho Ficardo, Gubernur Propinsi Lampung, yang juga termasuk ke dalam gubernur termuda di Indonesia. Katanya:


Bagiku, ini adalah qoute yang menarik sekali. Ditambah lagi, sang gubernur pernah berkata: "Kalau kita ingin perubahan, anak muda, kenapa tidak? Anak muda selalu berpikir progresif. Dari situ, mari kita buktikan." Pertanyaan besarnya bertumpu pada kalangan anak muda itu sendiri, yang dapat juga dikatakan sebagai golongan muda, golongan revolusioner. Apakah kaum muda mudi sekarang ini, pada umumnya memang berpikiran progresif? Satu hal dari pernyataan sang gubernur memang upaya memberikan keyakinan agar pemuda bisa dan memiliki rasa kepercayaan diri bahwa mereka mampu berpikir progresif, dan dia sebagai contoh bukti agar kalangan tua bisa memberikan peluang bagi yang muda, untuk setidaknya lebih mau membuka diri, utamanya telinga atas gagasan-gagasan wong muda. Masalah krusialnya memang soal mau atau tidak, baik pada yang muda maupun yang tua. Sebab bagaimana pun, berpikir progresif, dalam artian berhaluan ke arah perbaikan masa ke depannya, adalah penting dilakukan.

Ya, semoga saja, Indonesia yang pada hakikatnya berdiri atas kehendak dan takdir Allah, dan sejatinya milik-Nya ini, dapat dijaga amanahnya, dengan upaya terus membangun, yang tidak hanya dilakukan oleh kaum muda sebagai ujung tombok, tetapi juga oleh kaum tua sebagai batang tombak penopangnya. Menuju manusia Indonesia, yang dewasa lagi mendewasakan. Amin.

Semoga aku juga bisa berkontribusi terhadap bangsa ini. Bagaimanapun nggak ada istilah dunia terlalu besar, sebab pikiran kita mampu menggenggam dunia, setidaknya dunia masing-masing dari kita, yang tetap mengupayakan kesalingan. Ya, saling bahu membahu dalam kebaikan, tentunya. Semoga saja. []

Jumat, 16 Mei 2014

Lima Jenis Manusia

Menurut Dr. Ibrahim Elfiky, ada lima jenis manusia di dunia ini. Pertama, orang yang tidak tahu apa yang diinginkannya. Kedua, orang yang tahu apa yang diinginkanya, tetapi tidak melakukan apa pun untuk menggapainya. Ketiga, orang yang tahu apa yang diinginkannya dan punya tujuan yang jelas, tetapi tidak percaya pada kemampuannya. Keempat, orang yang tahu pasti apa yang diinginkannya, tetapi ia terpengaruh oleh hal-hal negatif dari luar. Kelima, orang yang tahu pasti apa yang diinginkannya dan berusaha keras untuk menggapainya sampai berhasil. Ya, kelimanya terkait dengan tujuan ataupun rencana. Hal yang sebenarnya sering kita pertanyakan juga, bahkan sampai pada taraf apa tujuan Tuhan menciptakannya. Sesuatu yang jelas, memang butuh keterangan atau terang. Beberapa malah jadi pribadi yang menerangi, mulia sekali mereka ini. Kalau kalian, termasuk jenis yang mana? Tentu saja, namanya kita nggak pernah benar-benar dapat lepas dari angan-angan, dari hal itu kadang kita temukan juga suatu peluang. Namun tentu ada sesuatu yang pasti. Dan itu perlu juga keputusan yang kuat. []